DEPAG BUKA BEASISWA S2 UNTUK GURU

Selasa, 28 April 2009 | 16:49


Departemen Agama (Depag) membuka program beasiswa untuk guru madrasah se Indonesia. Kepala Bidang Madrasah dan Pendidikan Dasar Agama Islam (Mapenda) Depag Jatim, Drs Hartoyo Msi di kantornya Selasa (28/4) mengatakan, program beasiswa itu dalam rangka meningkatkan sumberdaya guru Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah dan memenuhi kebutuhan standar nasional. Diharapkan guru dan pengawas yang sudah menempuh Program Magister (S2) dapat meningkatkan mutu dan pelayanan pada madrasah. Selain itu dapat meningkatkan kesejahteraan dan pengembangan karier guru dan pengawas di lingkungan Ditjen Pendididkan Islam. Depag pusat akan mengambil 1.200 guru dan pengawas se Indonesia untuk dikuliahkan di program S2. Pendaftaran di mulai 27 April sampai 4 Mei dan mengikuti tes pada 13 Mei sesuai tempat yang ditentukan kanwil Depag masing masing Propinsi. Untuk Jawa Timur tes dilakukan di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Pengumuman hasil ujian akan dimuat di media cetak nasional dan papan pengumuman di Kanwil Depag propinsi masing-masing pada 25 Mei. Bagi yang berhasil akan ditempatkan sesuai dengan program yang akan ditempuh. Ada 15 universitas se Indonesia yang menjadi tempat menempuh program studi mereka. Di Jawa Timur ada empat perguruan tinggi yang menjadi tempat menuntut ilmu yaitu UIN Malang, IAIN Sunan Ampel, ITS Surabaya dan UN Malang. Masing masing Perguruan tinggi memiliki kuota dan program studi sendiri-sendiri. UIN Malang 60 mahasiswa S2 untuk program studi Bahasa Arab 30 mahasiswa untuk program studi Sejarah Kebudayaan Islam. IAIN Sunan Ampel 60 mahasiswa untuk program fiqih dan 30 mahsiswa untuk program Akidah Akhlak. ITS Surabaya untuk 90 mahasiswa untuk program Fisika, Kimia dan Matematika masing-masing 30 mahasiswa. Sedangkan UIN Malang 90 mahasiswa untuk program studi Bahasa Inggris. Beasiswa diberlakukan untuk guru MTs dan MA di bidang studi, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Sejarah Kebudayaan Islam, Akidah Ahklak, Quran Hadits dan Fiqih baik guru PNS maupun Non PNS. Sedangkan untuk Pengawas Pendais dan pegawai di lingkungan di lingkungan Pendididkan Madrasah di Bidang Mapenda di daerah yang diutamakan untuk program studi, Manajemen Pendidikan, pengembangan kurikulum dan evaluasi pendidikan. Ada persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya, IPK minimal 2,75 dan maksimal 45 tahun untuk guru/pegawai serta 48 tahun untuk pengawas pada saat pendaftaran. Mahasiswa S2 tersebut diharapkan mampu menyelesaikan studi maksimal dua tahun, Selama malaksanakan tugas studi, mahasiswa S2 dibebastugaskan, serta biaya pendidikan selama dua tahun dan biaya hidup sehari-hari juga ditangung Depag.

Advanced Search

   Produk SKPD