TIM KLH TINJAU CALON SEKOLAH ADIWIYATA DI PROBOLINGGO DAN MOJOKERTO

Jumat, 24 April 2009 | 14:03


Tim dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH), Jumat (24/4) meninjau dua calon sekolah Adiwiyata di Kota Proboloinggo dan Kab Mojokerto. Adapun kedua sekolah Adiwiyata tersebut adalah SDN Mangunharjo VI Probolingggo dan SMPN 1 Dlanggu Mojokerto. Kepala BLH Jatim, Ir Dewi J Putriatni MSc di kantornya, Jumat (24/4) menjelaskan, peninjauan dilakukan pada kedua sekolah dilakukan oleh dua tim dari KLH dan didampingi oleh perwakilan dari BLH Jatim. Untuk peninjauan di SDN Mangunharjo VI dilakukan oleh tim satu, yang terdiri dari dua orang dari KLH dan di SMPN 1 Dlanggu dilakukan oleh tim dua, yang terdiri dari tiga orang dari KLH. Ia menuturkan, sejauh ini tugas tim dari BLH hanya melakukan proses pendampingan untuk menuju ke lokasi peninjauan dan selebihnya menjadi wewenang tim KLH untuk menilai. Pasalnya, untuk menuju ke lokasi kedua sekolah tersebut tidak mudah, sehingga proses pendampingan memang perlu dilakukan. Menurutnya, pada penilaian yang dilakukan oleh KLH saat ini tidak sa,ma dengan yang dilakukan oleh BLH sebelumnya. Pada tinjauan dari tim pusat ini tidak diutamakan pada sarana dan prasarana calon sekolah Adiwiyata, karena itu jelas bisa disiapkan terlebih dahulu. Untuk itu, penilaian lebih diutamakan kepada kebijakan, kurikulum, dan kegiatan sekolah dalam melestarikan lingkungan hidup di lingkungan sekolah. Untuk jadual peninjauan pada Sabtu (25/4), tim KLH akan meninjau SMPN 4 Kota Probolinggo dan SDN Petemon XIII Surabaya. Selanjutnya, pada Senin (27/4) tim akan meninjau SMAN 10 Kota Malang dan SDN Sumbersono Kab Mojokerto. Seperti diketahui, calon sekolah yang ditinjau oleh tim pertama, yakni SMAN 5 Jember, SMAN Tempeh Lumajang, SMPN 1 Sukodono Lumajang, SMAN 2 Probolinggo, SMKN 1 Probolinggo, SMPN Sumberasih Kab Probolinggo, SMPN 5 Malang, SDN Tanjung Sekar Malang, SDN Dinoyo II Malang, SMPN 5 Kepanjen Malang, SDN Mangunharjo VI Probolinggo, SMPN 4 Probolinggo, SMAN 10 Malang, SMKN 6 Malang, SMAN 5 Malang, SDK Santa Maria Blitar, dan SMAN 1 Geger Madiun. Sedangkan sekolah yang ditinjau oleh tim kedua, yakni SDN Kandangan III Surabaya, SD Al Islam Sidoarjo, SDN Petrokimia Gresik, SMP Kebomas Gresik, SMPN 1 Dlanggu Mojokerto, SDN Petemon XIII Surabaya, SDN Sumbersono Mojokerto, SDN Gemarang 6 Ngawi, SMAN Wringin Anom Gresik, SMPN Merakurak Tuban, dan SDK Santa Theresia Surabaya. Dari ke-29 calon sekolah Adiwiyata tersebut ditinjau oleh tim KLH sejak 13 April hingga 2 Mei mendatang. Dan selanjutnya, pengumuman sekolah yang terpilih akan disampaikan pada 5 Juni saat peringatan Hari Lingkungan Hidup dan penghargaan akan diserahkan langsung oleh Presiden.

Advanced Search

   Produk SKPD