PENGISIAN FORMULIR, KPPS DIHARAPKAN LEBIH TELITI

Jumat, 3 April 2009 | 15:32


Dalam pengisian formulir pemungutan suara dan hasil perhitungan suara, Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) diharapkan agar lebih teliti. Hal itu untuk menvalidasi pemungutan suara dan perhitungan suara. Anggota KPU Jatim Divisi Sosialisasi, Arief Budiman SS SIP dikantornya, Jumat (3/4) menyatakan, formulir yang akan diisi oleh KPPS beragam jenis dan fungsinya. Untuk itu, pihaknya berharap KPPS agar lebih mencermati, akuntabel, dan profesional dalam mengisi formulir (form), mulai form model C, hingga form model C6. Sehingga data hasil rekapitulasi pemungutan suara dan perhitungan suara menjadi valid. Pengisian harus melihat dari beberapa aspek, mulai dari jumlah pemilih yang hadir dan tidak hadir hingga jumlah perolehan suara. Pengisian akan disaksikan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), pemantau lapangan, saksi dari masing-masing parpol, keamanan TPS, dan masyarakat. Ia menjelaskan, form model C mengenai berita acara pemungutan suara dan perhitungan di TPS, saat berlangsungnya pemilu. Form tersebut berjumlah tiga lembar, masing-masing untuk pemilihan DPR-DPD, DPRD propinsi, dan DPRD kota/kabupaten. Form model C1 mengenai hasil perhitungan suara di TPS. Form berjumlah tiga lembar beserta lampirannya (rincian perolehan suara sah dan tidak sah), masing-masing untuk pemilihan DPR-DPD, DPRD propinsi, dan DPRD kota/kabupaten. Form ini akan merekapitulasi jumlah pemilih terdaftar di DPT yang menggunakan hak pilih dan yang tidak menggunakan hak pilih, jumlah pemilih terdaftar di daftar tambahan, jumlah surat suara yang diterima dan surat suara cadangan, jumlah surat suara yang digunakan dan surat suara yang tidak digunakan/rusak, jumlah surat suara cadangan yang tidak digunakan/rusak . Form model C2 merupakan catatan perhitungan suara tiap partai politik dan tiap caleg untuk pemilihan DPR, DPD, DPRD propinsi, dan DPRD kota/kabupaten. Form ini berukuran besar dan ditempel di papan pengumuman. Form model C4 berisikan pemberitahuan waktu, dan TPS yang sedang digunakan. Form model C5 berisikan pernyataan pendamping pemilih, dan form model C6 merupakan surat pengantar/tanda terima dari penyerahan semua formulir yang diserahkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sedangkan, form model C3 berisikan pernyataan keberatan saksi, karena terjadi kejadian khusus yang berhubungan dengan berlangsungnya pemungutan suara dan perhitungan suara di TPS. Form ini berjumlah empat lembar dan akan diisi saksi dari masing-masing parpol untuk pemilihan DPR, DPD, DPRD propinsi, dan DPRD kota/kabupaten.

Advanced Search

   Produk SKPD