KELUARGA BESAR DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROV. JATIM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H , MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
PENILAIAN PROPER 2011 DILAKUKAN BLH
(Jumat, 30 Juli 2010 02:57:10)

Proses penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) kerap dilakukan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH). Tahun ini, KLH telah melibatkan Pusat Regional (Pusreg) Jawa. Untuk penilaian tahun 2011 mendatang, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim yakin, jika penilaian dapat diserahkan pada daerah melalui BLH.
Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan BLH Jatim, Gono Bilowoseno Sanjaya Putro MHum saat dikonfirmasi, Jumat (30/7) menjelaskan, mengenai penilaian tahun depan, pihaknya telah mengusulkan pada KLH agar dapat diserahkan pada BLH dan itu sangat memungkinkan dapat dilakukan. “Kami optimistis KLH mulai tahun depan memberikan kami kesempatan, karena tahun ini penilaian sudah mulai diserahkan pada Pusreg,” ungkapnya.
Guna memaksimalkan potensi SDM dalam melakukan penialain Proper, kini BLH juga bakal menggelar Enviromental Performance Rating (EPR) atau serupa dengan Proper tapi untuk skala regional Jatim. EPR direncanakan akan dimulai Agustus mendatang.
Ia menuturkan, EPR ini bukanlah program tandingan dari Proper KLH. Ini karena sasaran EPR adalah perusahaan yang belum menjadi peserta Proper, sehingga ini konteksnya adalah pembinaan bagi perusahaan sebelum mengikuti Proper yang digelar KLH. Secara konsep penilaiannya sama dengan Proper, tapi sasaran perusahaannya berbeda. Dengan begitu, tidak akan ada benturan obyek penilaian Proper  dan EPR. “Hasil dari EPR ini diproyeksikan sebagai parameter atau indikasi awal bagi indutri untuk mendapatkan penilaian proper lanjutan dari tim KLH,” ungkapnya.
Adapun jumlah perusahaan atau industri yang mengajukan diri menjadi peserta EPR terdapat lebih dari 30 perusahaan. Namun, melalui proses pertimbangan internal BLH yakni mempertimbangkan anggaran dan SDM yang melakukan penilaian, maka BLH memastiakn hanya 30 perusahaan yang ikut. “Ke-30 perusahaan itu telah diverifikasi kelengkapan data dan kriterianya,” ujarnya.
Kini yang telah dilakukan BLH dalam mempersiapankan EPR yakni masih dalam proses koordinasi dengan BLH kab/kota se-Jatim yang akan dilibatkan secara langsung untuk proses penilaiannya. Selain itu, BLH kab/kota dianggap lebih paham kondisi industri di daerah masing-masing.
Untuk Proper 2009/2010, kini pihaknya tengah membantu KLH dalam melalakukan penilaian dengan cara inspeksi mendadak (sidak) pada industri yang terdaftar sebagai peserta. Tim penilai dari KLH, Pusreg Jawa, dibantu BLH Jatim ini bertugas mencocokan data dengan verifikasi langsung ke lokasi industri dalam waktu yang incidental dan hasilnya baru akan diumumkan pada Oktober mendatang.
Seperti diberitakan JNR pada 10 Mei, untuk hasil Proper 2009 dari 89 industri yang menjadi peserta, tiga di antaranya memperoleh peringkat warna hijau. Ketiganya adalah Kodeco Energy Co Ltd EP, PT Jawa Power, dan PT Semen Gresik (persero) tbk. Selain itu, 20 industri lainnya mendapatkan peringkat biru (22 persen), peringkat biru minus sebanyak 32 industri (36 persen), peringkat merah sebanyak 13 industri (15 persen), merah minus sebanyak delapan industri (sembilan persen), peringkat hitam sebanyak 13 industri (15 persen). (afr)

 
 
Goa Akbar (1/4)
Goa Akbar (2/4)
 
 
 
Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Jl. Rajawali 6 - 8, Surabaya 60176. Telp. (31)3522636, (31)3523642, Fax. (31)3531008.
Jl. A. Yani 242 - 244, Surabaya. Telp (031) 8294608, Fax (031)8294517
Copyright ©2010 Dinas Kominfo Prov. Jatim, allright reserved.