| |
|
 |
|
| |
|
|
 |
KOMODITI KEDELAI BERPELUANG BISNIS TINGGI
(Jumat, 30 Juli 2010 02:43:54)
|
| Kedelai diakui sebagai salah satu tanaman pangan yang bergizi dan komonditi pertanian yang bernilai tinggi. Karena itu, komposisi kedelai memungkinkan untuk dikembangkan dan dimanfaatkan secara luas, mulai dari konsumsi manusia hingga produksi untuk makanan hewan. Dewan Kedelai Nasional, Benny A Kusbini melalui rilis Humas UKWMS, Jumat (30/7) mengatakan, dengan menaikan target swasembada kedelai yang ada di Indonesia pada 2014, diharapkan target sebanyak 2.7 juta ton bisa tercapai. “Kami yakin menyusul potensi produktivitas komoditi kedelai ini dapat ditingkatkan menjadi dua ton per hentare,” ujarnya. Menurut Benny, perluasan area tanam akan difokuskan di Kalimatan Barat dan Nusa Tenggara Barat dengan mencapai 2.6 juta hektare. “Hal ini menunjukkan bahwa potensi kedelai untuk menjadi komoditi pertanian yang mempunyai proyek pasar yang bagus,” katanya. Sementara itu, dari sudut pandang nutrisi dan kesehatan, penelitian dalam dua dekade terakhir menunjukkan bahwa kedelai dapat berperan dalam mempertahankan kesehatan dan potensi dalam mencegah dan mengobati penyakit kronis tertentu. Selain itu, penelitian ilmiah yang dilakukan baik oleh akademi dan industri yang menimbulkan ketertarikan dan promosi terhadap konsumsi kedelai di berbagai belahan dunia Salah satu penggunaan kedelai, yaitu tempe. Tempe adalah salah satu makanan Indonesia tradisonal warisan budaya yang sangat popular. Selain itu rasanya enak, kandungan gizinya tinggi serta mudah untuk diolah menjadi berbagai bahan makanan olahan. Karena itu, simposium ini digelar oleh Universitas Katolik Widya Madala Surabaya (UKWMS) kerjasama Forum Tempe Indonesia (FTP) yang dukung oleh American Soybean associanton Internasional Marketing, bertema 3 tahun Soy Symposium: Health, Socio-Cultural and Market Perpsectives, Senin-Selasa 2-3 Agustus 2010, di Hotel Sheraton Surabaya, dengan topik simposium antara lain, gambaran konsumsi kedalai saat ini, komsumsi makanan dari kedelai dan kesehatan, invovasi produk kedelai dan perluang pasar, kedelai dan peluang kedelai ditinjau dari aspek sosial budaya. Dalam acara ini juga akan diberikan penghargaan kepada para tokoh yang berjasa terhadap peningkatan tempe dan pelestarian (termasuk Walikota Surabaya). Selain tiu juga sekaligus pemberian hadiah bagi para pemenang dan display berbagai produk olahan tempe.(dra)
|
|
|
|
| |
|
|
 |
|
|
Goa Akbar (1/4) |
|
Goa Akbar (2/4) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Jl. Rajawali 6 - 8, Surabaya 60176. Telp. (31)3522636, (31)3523642, Fax. (31)3531008.
Jl. A. Yani 242 - 244, Surabaya. Telp (031) 8294608, Fax (031)8294517
Copyright ©2010 Dinas Kominfo Prov. Jatim, allright reserved. |
|
|
|
|
|