UPT Bina Daksa Sambut HUT Ke 72 Kemerdekaan RI Dengan Lomba Panjat Bambu

UMUM | 11 Aug 2017 05:31:19 PM

UPT Bina Daksa Sambut HUT Ke 72 Kemerdekaan RI Dengan Lomba Panjat Bambu

Jatim Newsroom– Unit Pelayanan Teknis (UPT) Panti Rehabiilisasi Sosial Bina Daksa Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur menyambut dan meriahkan HUT ke 72 Kemerdekaan RI Tahun 2017  dengan mengadakan lomba panjat bambu betung. Pesta rakyat panjat bambu ini lain dari pada yang lain karena peserta merupakan penghuni Panti Bina Daksa rata-rata cacat kaki dan tangan.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Panti Rehabiilisasi Sosial Bina Daksa Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur di Bangil Pasuruan, M Furqon saat membuka Lomba Panjat Bambu di Halaman Kantornya, Bangil Pasuruan, Jumat (11/9) mengatakan, lomba panjat pohon bambu petung cukup meriah diantara lomba-lomba lainnya, karena hadiahnya dan peserta paling banyak .

Lomba panjat pohon bambu ini selain menyenangkan mempunyai filsafat yang cukup bagus dan membangun, karena memerlukan kerja tim yang solit untuk meraih hadiah yang digantungkan diatas bambu. Dengan kebersamaan kerja tim yang solit saling bahu membahu saling memanjat pundak teman-teman tim  maka akhirnya hadiah bisa diraih. “Intinya lomba panjat bambu ini memerlukan kerja tim dan kebersamaan diantara peserta lomba” ujarnya.

Lomba panjat pohon bambu di Panti Bina Daksa Bangil juga termasuk berbeda dari yang lain karena peserta dan penontonnya para penghuni panti yang rata-rata catat kaki dan tangan. Meskipun peserta cacat tetapi semangatnya tidak kalah dengan masyarakat yang tidak cacat. Mereka bisa memanjat merayap seperti orang yang tidak cacat. Sambil berjoget diiringi musik dangdut kara oke memanjat seperti orang waras atau mereka lupa kalau cacat.

Selain lomba panjat panjat bambu, panti Bina Daksa juga mengadakan berbagai lomba dalam merayakan hari merdekaan RI. Seperti lomba berebut bebek, makan kerupuk dan lomba baris berbasris.

Lomba panjat bambu betung diikuti oleh 20 orang peserta yang dibagi menjadi empat tim. Empat tim peserta saling bergantian memanjat dan kalau sudah bisa mencapai sasaran tempat hadiah mereka mengambilnya dan melemparkan kepada penonton dan peserta yang ada dibawah.

Dalam kesempatan itu, Purqon mengungkapkan bambu betung dipilih untuk menggantikan pinang. Alasannya, karena pohon pinang sudah mujlai langka. Pohon pinang pertumbuhannya lambat, bisa mencapai puluhan tahun. Karena pohon pinang itu pertumbuhannya sangat lambat maka lama kelamaan bisa langka. Kalau bambu tumbuhnya banyak dan cepat serta banyak terdapat di kebuh halaman belakang panti. (ryo)

Views 154
Web Statistic