UNAIR Buka Peluang Pertukaran Mahasiswa Melalui Kerjasama dengan Asia University

UMUM | 11 Jan 2019 05:49:48 PM

UNAIR Buka Peluang Pertukaran Mahasiswa Melalui Kerjasama dengan Asia University

Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso(kanan) melakukan penandatanganan kerjasama intership program dengan Dekan International Collage Asia University Prof Yinghuei Chen (kiri).

Jatim Newsroom- Menuju perguruan tinggi 500 besar dunia (World Class University), Universitas Airlangga terus bekerjasama dengan berbagai instansi. Bukan hanya dengan instansi pendidikan dalam negeri namun juga luar negeri. Salah satunya dengan Asia University, Taiwan.

Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., K-GH.,FINASIMmelakukan penandatanganan kerjasama intership program dengan Dekan International Collage Asia University Prof Yinghuei Chen. Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) kedua belah pihak berlangsung di Aula Kahuripan 301 Rabu (9/1).

Sebelumnya, UNAIR dan Asia Universitytelah melakukan kerjasama double degree yang kemudian berkembang dengan penandatanganan kerjasama internship program. Atas kerjasama itu, UNAIR membuka peluang kepada mahasiswa untuk mengikuti pertukaran mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk menambah wawasan danmengembangkan risetnya.

Penandatangan MoA intership program merupakan salah satu program UNAIR dalam mengembangkan dan mengeksplorasi pendidikan antara Wakil Rektor I UNAIR dengan dekan International Collage Asia University.

“UNAIRakan selalu meningkatkan kerjasama dengan Asia University dalam mendukung UNAIR menuju World Class University,”ungkap Prof Djoko, Jumat (11/1).

Prof Djokojuga menambahkan bahwa UNAIR sangat peduli terhadap semua aspek yang ada di lingkungan kampus. Tak hanya menekankan pada pembelajaran pendidikan formal, akan tetapi kerjasama riset dan publikasi akademisi menjadi poin penting dalam meningkatkan reputasi perguruan tinggi.

Sementara itu, Direktur Airlangga Global EnggagementProf. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Dra., M.Si mengatakan bahwa kedepan Prof. Chen akan mengadakan simposium dan workshop di Center for Indonesian Studies,Taiwan. Simposium dan workshop tersebut melibatkan 10 mahasiswa Indonesia dari program S2 dan S3.

“Konferensi ini akan dihadiri oleh mahasiswa dengan mengeksplorasi riset yang dikerjakan selama di Taiwan. Kemudian nantinya juga akan mengundang pakar dari UNAIRuntuk menjadi keynote speaker pada acara tersebut,”tandas Prof Nyoman.

Setelah penandatanganan MoA, dilanjut dengan diskusi intensif terkait dengan kerjasama riil ke depan untuk magang dan training. Program internship ini terbagi menjadi dua yaitu internship secara langsung dan internship sekaligus pertukaran mahasiswa.

Program pertukaran mahasiswa ini akan memberikan kesempatan mahasiswa yang ada di Indonesia untuk mengeksplor pengalaman. Mahasiswa juga disarankan untuk bergabung dengan komunitas-komunitas yang ada disana.

“Kerjasama ini rasanya akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik UNAIRmaupun AU,”tambah prof Nyoman. (mad)

Views 336
Web Statistic