Teleconference, Gubernur Diskusi Soal Kamtibmas dengan Kapolri dan Menkominfo

UMUM | 21 Mar 2017 09:06:30 AM

Teleconference, Gubernur Diskusi Soal Kamtibmas dengan Kapolri dan Menkominfo

foto; renny JNR

Jatim Newsroom - Terjadinya konflik di bidang transportasi hingga menjadi isu publik akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Ini karena dinilai sudah berdampak pada terjadinya konflik dan mengganggu ketertiban masyarakat. Menyikapi itu, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mendiskusikannya dengan menggelar teleconference dengan Kapolri, Tito Karnavian, Menteri komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara serta  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

 "Kasus taksi online dan konvensional ini menjadi topik hangat yang berdampak pada situasi kamtibmas. Ada beberapa peristiwa. Di Bandung tidak anarkis tapi ada kekerasan. Tangerang cukup anarkis. Kemarin di Bogor terjadi anarkis berdampak pada situasi kamtibmas," jelas Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat teleconference dengan Gubernur Jatim, Soekarwo, Selasa (21/3).

Tito menjelaskan, beroperasinya taksi online ini menjadi kendaraan umum tidak dalam trayek. "Konflik taksi ini dapat dicegah. Kita harus diskusikan, di sini ada Menhub dan Menkominfo, sehingga harus dibahas. Ini masalah lokal tapi juga (jadi masalah) nasional," jelasnya.
    
Ia juga meminta pada Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub untuk menjelaskan keberadaan taksi online. "Sudah ada kebijakan dengan dikeluarkanya Permen 32 Tahun 2016. Namun ini masih perlu direvisi. Dirjen Hubdar nanti yang bisa menjelaskan seperti apa," tuturnya.
    
Kapolri juga mengapresiasi upaya preventif Pemprov Jatim bekerja sama dengan Polda Jatim. "Ada langkah menarik di Jatim, Pakde (Gubernur Soekarwo) terima kasih bersama jajaran dan kepolisian agar tidak terjadi peristiwa anarkis di Surabaya," ungkapnya.

Tito berharap agar upaya yang dilakukan Pemprov Jatim juga bisa menciptakan suasana kondusif di Surabaya dan juga di daerah lain.    Teleconfrence Kapolri didampingi Menhub dan Menkominfo di Jakarta itu dilakukan dengan Gubernur Soekarwo dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifien serta Walikota Surabaya di Mapolda Jatim. (afr)
 

Views 42
Web Statistic