PLN Jatim Pantau Kesiapan Karyawan di 113 Rayon

UMUM | 21 Apr 2017 01:38:21 PM

Jatim Newsroom - Langkah serius PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jatim dalam menjalankan program Keselamatan, Kesehatan, Kerja, dan Lingkungan (K3L) mulai terlihat. Baru-baru ini jajaran direksi memantau langsung kesiapan karyawan di 113 rayon.  
 
“Beberapa waktu lalu saya menemani General Manager mengunjungi sejumlah rayon di beberapa area, untuk memantau secara langsung kesiapan karyawan dalam melaksanakan tugasnya,” kata Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan, PT PLN Persero Distribusi Jatim, Pinto Raharjo di kantornya Surabaya, Jumat (21/4).
 
Menurut Pinto, dalam kunjungannya, direksi mengecek kesiapan alat penyelamat diri setiap personel di masing-masing rayon seperti helm, sabuk, tangga pengaman, kacamatan dan sepatu safety. “Kami telah keliling ke Area Pasuruan, Jember, Situbondo dan Banyuwangi meliputi Grati, Probolinggo, Kraksan, Asembagus, Tanggul, Klakah, dan APD Timur,” tuturnya.
 
Langkah ini, lanjut Pinto untuk mengingatkan dan memberi suport pada seluruh karyawan tentang standar keamanan kerja yang harus dipatuhi dan dijalankan. “Perlindungan keamanan saat bekerja sangat penting, jika salah dalam penanganan maka sangat berbahaya,” tuturnya.
 
Pinto mengaku, pada kunjungan perikutnya minggu depan, jajaran Direksi PLN Jatim akan mengarah ke area Gresik, Bojonegoro, dan Madiun meliputi rayon Giri, Benjeng, Lamongan, Sumberejo. Sedangkan area Madiun ada rayon kota Maospati, Magetan, Ponorogo, serta Balong. “Ini salah satu upaya kami untuk meminimalisasi accident menuju zero accident,” imbuhnya.   
 
Untuk diketahui, pada 2016, di seluruh area kerja PLN di Indonesia terjadi 32 accident, Jatim ada satu kejadian di Bangkalan Madura. Untuk menuju zero accident, PLN menerapkan sistem hukuman berupa pemotongan 10 persen secara material bagi tim yang anggotanya  mengalami kecelakaan serta secara administrasi akan ditunda kenaikan pangkatnya bagi seluruh anggota tim.
 
Saat ini PLN Jatim memiliki 16  Area dan 1 APD yang terdiri dari 113 Rayon dengan sejumlah pengawas bersertifikat K3, dan tenaga teknis lapangan mencapai 6000 orang. “Jumlah SDM PLN yang cukup banyak dan bersertifikasi menjadi kekuatan perusaahan dalam menyelenggarakan pasokan listrik yang andal, dan bermutu baik untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat dan industri,” ungkap Pinto.(hjr)

Views 814
Web Statistic