Menko Maritim Dukung Percepatan Pengurusan Pelabuhan

UMUM | 21 Mar 2017 05:29:25 AM

Jatim Newsroom,Menteri Koordinator bidang Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan, mendukung percepatan waktu pengurusan izin pengembangan pelabuhan dan penggunaan produk lokal.

“Kita bikin mudah lah, jangan mempersulit diri sendiri, tadi kalau memang perlu selesai disini saja, kenapa mesti dibawa ke Jakarta jauh-jauh, dari Jakarta kita beri tahu saja info ada begini, kalau perlu dia kita undang datang kemari untuk bicara untuk menyelesaikannya.,” kata Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan, saat mengunjungi pelabuhan Teluk Lamong di Gresik, Senin (20/3).

Pengembangan pelabuhan, menurut kata Luhut, harus menjadi pemicu pembangunan wisata maritim di daerah. Melalui pembangunan wisata maritim, daerah terluar akan ikut terangkat perekonomiannya, karena bisa menjadi pilihan tujuan wisata.

“Presiden meminta equilitas itu, atau pemerataan itu di semua lini juga dikembangkan. Juga arahan untuk Pelindo III menyiapkan kembali tujuan wisata maritim yang ada di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, dalam persiapan Annual Meeting IMF dan World Bank yang akan dilakukan bulan Oktober tahun 2018,” imbuhnya.

Tidak hanya percepatan waktu pengurusan izin, penggunaan produk lokal atau dalam negeri juga harus menjadi prioritas pembangunan daerah, termasuk untuk pengembangan pelabuhan.

“Kenapa produk dalam negeri kita gunakan, termasuk di pelabuhan ini, karena kita ingin melihat industri kita juga berkembang. Jangan industri kita itu tidak berkembang karena kita masih impor. Tadi masih ada kita lihat utilisasi dari pada industri kita 30-40 persen,” katanya.

Usai melakukan kunjungan kawasan Pelindo III di Teluk Lamong, Menko Maritim melanjutkan kunjungannya ke PT PAL Surabaya. Dalam kesempatan tersebut ia mengapresiasi dan yakin keberadaan galangan kapal PT PAL tidak akan kalah dengan luar negeri, karena sudah terbukti mampu mengekspor kapal perang.

"Kalau melihat hasil pengerjaan kapal selama ini, saya yakin PT PAL Indonesia akan mampu bikin kapal selam sendiri," kata Luhut, usai meninjau bengkel kapal selam di Galangan PT PAL Indonesia.

Sebelumnya, pembangunan bengkel kapal selam di galangan PT PAL Indonesia bertujuan untuk memenuhi target pesananan Kemenhan.

Dalam proses pembuatannya, PAL Indonesia bekerja sama dengan Korea Selatan untuk membuat tiga kapal selam terlebih dahulu dengan cara mendidik sumber daya manusia Indonesia untuk belajar ke sana membuat kapal selam.(mad)

Views 2067
Web Statistic