Maret, Ekspor Jatim Naik 10,42 Persen

UMUM | 16 Apr 2018 07:38:32 PM

Maret, Ekspor Jatim Naik 10,42 Persen

foto : Naryo JNR

Jatim Newsroom- Bulan Maret 2018, ekspor Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar 10,42 persen dibandingkan Februari 2018 yaitu dari 1,64 miliar dollar AS menjadi 1,82 miliar dollar AS. Diharapkan, ekspor Jawa Timur terus meningkat yang bisa mengubah neraca perdagangan Jawa Timur menjadi surplus.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Teguh Pramono di Surabaya, Senin (16/4) mengatakan, sementara dibandingkan pada Maret 2017, nilai ekspor Jawa Timur naik 1,72 persen. Kenaikan tersebut disebabkan karena terjadi peningkatan nilai ekspor pada sektor migas maupun nonmigas. Apabila dibandingkan bulan sebelumnya ekspor komoditas nonmigas naik 10,89 persen, yaitu dari 1,52 miliar dollar AS menjadi 1,69 miliar dollar AS. Nilai ekspor nonmigas tersebut menyumbang sebesar 92,84 persen dari total ekspor bulan ini. Dibandingkan Maret 2017, nilai ekspor nonmigas naik sebesar 4,67 persen.

Hal yang sama juga terjadi pada komoditas migas yang naik sebesar 4,73 persen pada dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 124,23 juta dollar AS menjadi 130,10 juta dollar AS pada bulan Maret. Komoditi migas menyumbang 7,16 persen total ekspor Jawa Timur pada Maret 2018. Dibandingkan Maret 2017 nilai ekspor migas turun 25,55 persen.

Secara kumulatif ekspor Januari-Maret 2018 yang keluar dari Jawa Timur sebesar 5,07 miliar dollar AS atau naik sebesar 8,42 persen dibandingkan periode Januari-Maret 2017 sebesar 4,68 miliar dollar AS.

Komoditas utama ekspor nonmigas Maret 2018 adalah Perhiasan/  Permata sebesar 291,04 juta dollar AS disusul tembaga sebesar 149,36 juta dollar AS serta kayu, barang dari kayu sebesar 129,79 juta dollar AS, ikan dan udang 110,966 juta dollar AS. Lemak & lemak hewan nabati 102,356 juta dollar AS, bahan kimia organik 78,160 juta dollar AS, kertas karton 74,912 juta dollar AS.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar selama Januari-Maret 2018 adalah Jepang dengan nilai 636,67 juta dollar AS atau 13,33 persen, disusul Amerika Serikat 584,47 juta dollar AS atau 12,24 persen, dan Tiongkok sebesar 343,01 juta dollar AS atau 7,18 persen dari total ekspor. Sementara ekspor nonmigas ke ASEAN mencapai 1.015,23 juta dollar AS atau 21,26 persen, dan ke Uni Eropa mencapai 500,51 juta dollar AS atau 10,48 persen. (ryo/p)

Views 592
Web Statistic