Kukuhkan Pengurus KNP Jatim, Gubernur Kembali Tekankan Pendidikan Vokasional

UMUM | 13 Jul 2017 05:47:20 PM

Kukuhkan Pengurus KNP Jatim, Gubernur Kembali Tekankan Pendidikan Vokasional

Foto: Supono

Jatim Newsroom– Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengukuhkan pengurus Komisi Nasional Pendidikan (KNP) Jatim, Kamis (13/7). Pada kesempatan ini, Gubernur kembali menekankan pentingnya mendorong optimalisasi pendidikan berbasis keterampilan atau dikenal dengan istilah vokasional.

“Tahun 2015 kita moratorium pendirian SMU, tidak boleh menambah lagi. Yang kita dorong SMK, saat ini ada sebanyak 2093 SMK di Jawa Timur,” katanya di hadapan pengurus KNP, Pengurus Akreditasi Sekolah/Madrasah serta Pengurus Badan Akreditasi Paud Provinsi Jatim dan Pendidikan Non Formal Provinsi Jawa Timur di Ruang Bhinaloka Adikarya Kantor Gubernur Jatim.

Ia menjelaskan dari sebanyak 2093  SMK, ada sebanyak 290 SMK negeri dan 1803 swasta. Faktanya, hanya sekitar 20 persen dari SMK Swasta yang terakreditasi. Gubernur menuturkan sebelumnya muncul pemberitaan bahwa pengangguran terbanyak berasal dari SMK, hal tersebut disebabkan oleh tempat praktek yang belum layak.

Ke depan, langkah yang perlu dilakukan, tutur Gubernur, adalah membangun tempat praktik dan pelatihan dengan standar ASEAN dan Internasional. “Bersamaan dengan itu, kita sudah mengirim siswa SMK untuk melatih kemampuan bersama Jerman,” terang Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo.

Pada pengurus  KNP yang baru dilantik, Pakde berpesan agar bisa mendukung kebijakan pendidikan vokasional yang telah dijalankan. Standarisasi dan kompetensi menjadi kunci utama untuk menjawab persaingan di masa mendatang. KNP, dalam hal ini, dinilai memiliki peranan penting agar target pendidikan vokasional dapat tercapai.

Peningkatan kualitas guru SMK tidak hanya melalui Pendidikan Sistem Ganda dan Teaching Factory, kerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) juga dapat ditempuh sebagai opsi alternatif. Tanaga ahli dan profesional dari PT yang telah teruji dapat membina siswa SMK untuk meningkatkan kompetensi. “Kita optimis bisa mencetak tenaga kerja terampil dengan bekerjasama dengan Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Surabaya,” tandasnya.

Selain Gubernur Jawa Timur, hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Jatim Akhmad Sukardi, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rahman dan KNP Pusat Hasbullah. Adapun Ketua KNP Jatim 2017-2020 yang baru dilantik yaitu Wahyu, Ketua Pengurus Akreditasi Sekolah/Madrasah 2017-2022 Ningsih dan Ketua Pengurus Badan Akreditasi Paud dan Pendidikan Non Formal 2016-2021, Abdul Haris. (luk)

Views 132
Web Statistic