Khofifah Minta Bupati Situbondo Fokus Garap Potensi Selingkar Ijen

UMUM | 02 Mar 2021 08:00:11 PM

Khofifah Minta Bupati Situbondo Fokus Garap Potensi Selingkar Ijen

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri sertijab Bupati dan Wakil Bupati Situbondo di Pendopo Kab. Situbondo, Selasa (2/3/2021) sore. Foto : Sugeng

Jatim Newsroom - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta Bupati Situbondo, Karna Suswandi agar fokus menggarap potensi di wilayah Selingkar Ijen. Hal itu, kata Khofifah, sesuai dengan Perpres No 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Jawa Timur. 
 
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, Karna Suswandi dan Khoirani di Pendopo Kab Situbondo, Selasa (2/3/2021). Menurutnya, sinergitas program dari Pemkab Situbondo untuk lebih serius menggarap Selingkar Ijen karena potensinya masih cukup besar. 
 
"Dari kawasan prioritas sesuai Perpres No 80 Tahun 2019 ini, kawasan Selingkar Ijen menjadi salah satu proyek strategis nasional. Nilai investasinya juga cukup besar. Sehingga Pemkab Situbondo harus bisa mengambil kebijakan untuk mendukung pengembangannya," kata Khofifah. 
 
Dari data yang disampaikan gubernur, nilai investasi Selingkar Wilis mencapai sekitar Rp 36,4 triliun. Nilai itu terbagi dalam 24 proyek yang anggarannya terbesar bersumber dari KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), BUMN atau BUMD, swasta, APBN, dan APBD. 
 
Pengembangan potensi Selingkar Ijen, kata dia, bisa dari perbaikan infrastruktur yang mampu mendokrak sektor pariwisata dan ekonomi. Sehingga, berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 
 
Selain itu, Khofifah juga menyampaikan motto Kabupaten Situbondo sebagai Kota Santri juga perlu diperkuat dengan pengembangan produk dan wisata halal. Ia mencontohkan Thailand yang mencanangkan sebagai dapur halal dunia, Korea dengan destinasi utama pariwisata halal, hingga London Inggris sebagai pusat keuangan syariah di Barat. 
 
"Konsep produk dan wisata halal ini tidak hanya untuk masyarakat muslim, karena sudah menjadi tren global. Untuk itu, sebagai Kota Santri, Pak Bupati Situbondo bisa mengembangkan potensi wilayahnya dengan konsep halal," imbaunya. 
 
Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengaku bahwa infrastruktur di Situbondo masih perlu perbaikan. Salah satunya terkait PJU (Penerangan Jalan Umum) yang masih kurang. 
 
"Kalau Bu Gubernur ke Banyuwangi lewat Situbondo malam hari, mohon maaf sekali kalau gelap gulita. Karena memang PJU nya kurang dan APBD kami belum mampu untuk memenuhi. Semoga, Bu Gubernur bisa membantu agar jalan di Situbondo bisa lebih terang," harapnya. 
 
Bupati yang baru dilantik Khofifah tanggal 26 Februari 2021 itu mengaku siap untuk bisa bersinergi dengan Pemprov Jatim. "Kami akan mengikuti kebijakan Ibu Gubernur untuk bisa menjadikan masyarakat Situbondo lebih sejahtera," pungkasnya. (afr/n)

Views 6451
Web Statistic