Kapolda Jatim Ajak Serikat Pekerja dan Buruh Sukseskan Industri Tangguh

UMUM | 30 Jun 2020 08:22:09 PM

Kapolda Jatim Ajak Serikat Pekerja dan Buruh Sukseskan Industri Tangguh

Kapolda Jatim, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran saat silaturahmi dengan perwakilan serikat pekerja dan buruh Jawa Timur. Foto : Afrizal 

Jatim Newsroom - Di tengah pandemi Covid-19, lokasi pabrik menjadi salah satu wilayah yang berpotensi mudah terpapar virus. Pemprov Jatim bersama Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya pun membuat program Industri Tangguh sebagai bentuk preventif pencegahan penularan Covid-19 pada pekerja dan buruh.
 
Menindaklanjuti hal itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, mengajak para serikat pekerja dan buruh di Jawa Timur untuk ikut menyukseskan program Industri Tangguh. Ia mengaku, Industri Tangguh menjadi upaya antisipasi penyebaran Covid-19.
 
"Kenapa saya datang ke pabrik maupun Industri Tangguh di Jatim, saya ingin bagaimana caranya pabrik itu bisa tetap operasi supaya temen - temen buruh bisa tetap bekerja dan pendapatan negara tetap bisa masuk," jelas Kapolda saat pertemuan dengan ketua dan perwakilan serikat pekerja, Selasa (30/6/2020).
 
"Di pandemi Covid19 saat ini, semua pihak harus mengutamakan kesehatan dengan cara mentaati protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Terlebih bagi buruh di Jawa Timur. Harus bisa menjaga jarak antara pekerja satu dengan yang lain," imbaunya.
 
Secara spesifik, Kapolda menyontohkan pabrik rokok, tembakau, makanan dan minuman, di mana jumlah karyawan bisa mencapai ribuan. Sehingga, lanjut dia, pabrik maupun industri harus menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak.
 
"Saat saya datang di Industri di Jawa Timur. Ternyata masih banyak pekerja buruh yang jarak antar buruh masih cukup berdekatan dan tidak ada jarak. Maka hal itu sangat berbahaya, sehingga pabrik harus bisa menyiasati pekerja untuk masuk setengah dari total jumlah karyawan," jelasnya.
 
"Saya datang ke pabrik/industri tangguh yang ada di Jawa Timur seperti di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Gresik. Agar pabrik bisa tetap produktif namun tetap sehat. Sehingga, pimpinan pabrik bisa menyediakan fasilitas dan menjaga disiplin menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.
 
Sementara beberapa perwakilan elemen buruh yang hadir di Silaturahim dengan Kapolda Jatim juga menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan untuk bisa bertemu langsung dengan Kapolda Jatim. Sambutannya, perwakilan buruh disampaikan oleh FSPMI Pujianto dan dari perwakilan SPSI Ahmad Fauzi. (afr/s)
 
 

Views 8458
Web Statistic