Jatim Jadi Pemakai Pertama Anjungan Dukcapil Mandiri

UMUM | 01 Feb 2020 07:07:45 AM

Jatim Jadi Pemakai Pertama Anjungan Dukcapil Mandiri

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kerudung putih) dan Bupati Jombang Munjidah Wahab memegang piagam simbolis, tanda diterimanya Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang diserahkan oleh Menkopolhukam., Mahfud M.D bersama Mendagri. Tito Karnavian dan Dirjendukcapil. Kemendagri. Foto : Sugeng JNR.

Jatim Newsroom- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai mesin pelayanan masyarakat dalam bidang pencatatan sipil. Jawa Timur merupakan provinsi pertama di Indonesia yang akan menggunakan mesin tersebut.

 

Tito menuturkan, mesin ADM dapat memangkas proses birokrasi pembuatan surat-surat pencatatan sipil di Indonesia. Dengan hal itu, masyarakat bisa menghemat waktu banyak dan meminimalisasi potensi terjadinya penyalahgunaan jabatan hingga korupsi.

 

"Ini bermanfaat besar sekali bagi masyarakat Indonesia. Ini akan mempermudah semuanya karena momotong birokrasi-birokrasi yang selama ini mempersulit masyarakat," ujar Tito dalam acara Launching Mesin ADM di Grand City Convex, Surabaya, Jumat (31/1).

 

Tito menyebutkan, pihaknya mempunyai 98,8 persen database Warga Negara Indonesia (WNI). Ia pun ingin setiap orang dapat mengakses datanya di mana pun dengan mudah. Dengan mesin ADM ini, masyarakat pun dipersilakan untuk mencetak surat catatan sipilnya di mana saja.

 

"Jadi kalau mahasiswa Makassar mau cetak di Jatim, jangan ditolak. Karena kita ada datanya. Kita ingin seluruh Indonesia bisa menggunakan data ini sehingga mencetak sendiri tanpa harus berbelit-belit," lanjut mantan Kapolri tersebut.

 

Dalam acara peluncuran itu hadir pula Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan bupati/wali kota se-Jatim. Khofifah menyebutkan, baru ada empat daerah yang membeli mesin tersebut. Di antaranya adalah Magetan, Sidoarjo, dan Jombang. Ia pun berpesan kepada daerah yang sudah membeli agar memaksimalkan alat tersebut dengan maksimal.

 

"Ada beberapa kabupaten kota yang harus kita maksimalkan. Pak Bupati Lumajang, banyak-banyak pegunungan beberapa juga belum terekam," pesannya.

 

Khofifah memang ingin teknologi ADM dimanfaatkan dengan baik di seluruh daerah yang ada di Jatim, Ia akan memberikan subsidi mesin kepada daerah yang hendak membeli mesin tersebut.

 

Tito pun berterima kasih kepada Khofifah karena telah merespons positif inovasi yang dibuat oleh Kemendagri.

 

"Jawa Timur sebagai provinsi pertama yang akan menerapkan ADM. Harapan saya supaya daerah lain ikut. Jika seluruh Indonesia ikut, masyarakat akan tertolong. Lebih mudah mereka gak dikerjai petugas," ungkap Tito.

 

Sebagai informasi, mesin ADM merupakan inovasi yang diinsiasi Kemendagri. Mesin tersebut dapat mencetak berbagai surat seperti e-KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan lainnya.

 

Jika hendak mengurus surat-surat tersebut, masyarakat perlu registrasi ke kantor Dispendukcapil terdekat dan akan mendapat QR Code yang dikirim ke nomor ponsel. QR Code atau finger print itu digunakan sebagai alat pengakses data. Masyarakat tinggal menempelkan QR Code atau finger print, lalu surat yang diinginkan akan tercetak dari mesin tersebut. (pno)

Views 15106
Web Statistic