Gubernur Sahur Bersama 300 Tukang Becak dan Tukang Sapu Bojonegoro

UMUM | 24 May 2019 04:46:13 AM

Gubernur Sahur Bersama 300 Tukang Becak dan Tukang Sapu Bojonegoro
Foto : Putut JNR

Jatim Newsroom - Memasuki hari ke-19 bulan puasa Ramadan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan sahur bersama 300 orang dengan profesi sebagai abang becak, tukang sapu dan PKH plus warga Bojonegoro.

Dalam acara sahur bersama yang dilaksanakan di Taman Rajekwesi Bojonegoro itu, Gubernur Khofifah juga membagikan bingkisan sembako dan uang tunai yang diserahkan secara simbolis. Raut wajah para tukang becak dan tukang sapu, dhuafa serta warga Program Keluarga Harapan (PKH) yang hadir pun tampak sumringah saat bertemu langsung dengan gubernur dan Bupati Bojonegoro, Ana Muawanah.

"Hari ini masuk malam 19 Ramadhan atau malam turunnya Al Qur'an. Mudah-mudahan ini semua membawa barokah. Mari kita khusyu beribadah semoga kita mendapat lailatul qadar," kata Khofifah yang disambut dengan ucapan Aamiin oleh seluruh warga yang hadir.

Ia menjelaskan, sahur bersama yang dilakukannya bersama warga kurang mampu itu sengaja dilakukan agar bisa lebih dekat dengan masyarakat. "Pertama kalau Ramadhan ada dorongan kuat untuk bersapa pada yang tidak biasa kita sapa di luar Ramadhan. Malam ini di Bojonegoro dan kebetulan waktu sahur," ungkapnya.

Khofifah mengatakan pula niatnya untuk dapat bersapa dengan tukang becak dan petugas kebersihan di Bojonegoro. "Kami ingin berbagi bahagia karena bangunan keimanan itu adalah iman, amal, sholeh. Dorongan menguatkan kesalehan sosial itu momentumnya Ramadhan. Kepedulian sosial satu bingkai dalam kesalehan sosial yang coba kita refleksikan," ujarnya.

Menurutnya, bagaimana cara berbagi dengan memberikan santunan pada anak yatim, dhuafa lansia kurang mampu di bulan Ramadhan telah banyak dilakukan. Namun, lanjut dia, ada sebagian masyarakat kurang mampu pula yang kurang tersentuh dan diperhatikan.

Bupati Bojonegoro, Ana Muawanah mengatakan, sahur bersama Gubernur bersama masyarakat kurang mampu ini mencatatkan sejarah. Ini karena, kegiatan digelar di Taman Rajekwesi yang merupakan tempat titik cikal bakal perjuangan warga Bojonegoro.

Taman Rajekwesi menurut Bupati Ana, merupakan lokasi tempat perjuangan warga, sehingga berdirilah Bojonegoro. Warga berjuang membangun Bojonegoro sehingga menjadi makmur seperti saat ini.

“Sahur bersama warga kecil dan Ibu Gubernur, sebuah kebahagiaan kami bersama. Karena baru sekarang terlaksana. Semoga ini menjadi ibadah Mulia di bulan suci ramadhan dan kita bersama meraih kebahagiaan dan berkah bersama,” ujarnya. (Put)

Views 5131
Web Statistic