Gubernur : 2018 Tahun Politik, Jangan Ada Konflik

UMUM | 01 Jan 2018 03:32:48 AM

Gubernur : 2018 Tahun Politik, Jangan Ada Konflik

Foto: Henry JNR

Jatim Newsroom - Memasuki awal tahun 2018, Gubernur Jatim, H Soekarwo mengingatkan pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar 27 Juni. Gubernur menegaskan agar di tahun politik ini agar jangan sampai ada konflik.

"Jangan sampai merangsang konflik. Jatim menghadapi Pilkada tidak ada masalah. Masalah biasanya ada pada tim sukses. Jagonya kalah, namun timnya tetap sukses. Kekalahan juga jangan sampai mengeluarkan fitnah atau black campaign (kampanye hitam, red) dengan menjelekkan pasangan calon lain," kata Pakde Karwo saat malam pergantian tahun baru, Minggu (31/12).

Dalam perhelatan Pilgub Jatim, saat ini muncul dua nama pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur.  Keduanya yakni Saifullah Yusuf bersama Abdullah Azwar Anas dan Khofifah Indarparawansa bersama Emil Dardak. Namum Pakde Karwo menegaskan, jika kedua pasangan bakal calon gubernur merupakan sama-sama kader NU (Nahdlatul Ulama). "Saya yakin jangan ada Pilkada sampai mengganggu. Dua-duanya sama-sama kader NU. Malu, sampai gegeran," imbaunya.

Menurutnya, Pilkada merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan setiap lima tahun.  "Sejak lima tahun lalu saat Pilkada Jawa Timur aman dan nyaman. Semua juga karena program TNI dan Polri yang sinergi sehingga politik di Jawa Timur lebih berbudaya dan beradab," tegasnya.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin berharap tahun politik di 2018 bisa berjalan aman dan lancar. "Mudah-mudahan keguyuban yang ada selama ini mampu menciptakan Pilkada yang aman dan lancar," tuturnya.

Dari aspek pengamanan, pihaknya juga mengaku telah menyiapkan pasukan untuk pengamanan mulai tahapan awal hingga proses pemilihan dan penetapan. Hal serupa juga diserukan oleh Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman yang menyatakan dukungan pengamanan Pilkada 2018.

Pangdam juga mengaku akan mengerahkan seluruh kekuatan TNI untuk membantu pengamanan yang dilakukan Polri. "Kami dari Kodam akan all out mengamankan Pilkada. Jika dibutuhkan, pasukan kami siap. Baik di Kodam, Korem, Kodim, hingga Koramil. Kita juga punya banyak pasukan yang siap disiagakan. Bahkan jika butuh tambahan, TNI AD juga punya Divisi Kostrad di Malang yang siap membantu," tukasnya. (afr) 

Views 670
Web Statistic