Gotong Royong Melalui TMMD Cegah Paham Radikalisme

UMUM | 12 Jul 2018 03:31:05 PM

Gotong Royong Melalui TMMD Cegah Paham Radikalisme

Jatim Newsroom - Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 Tahun 2018 Kodim 0817/Gresik digelar di Desa Ngampel Kecamatan Balongpanggang. Hingga memasuki hari ketiga setelah dibuka, selain terwujudnya kerja sama antara pemerintah dengan TNI-Polri dan masyarakat, juga dalam rangka membangun infrastruktur dan sarana prasarana masyarakat desa yang tertinggal dengan cara bergotong royong.

“Gotong royong yang dilakukan TNI dibantu Polri dan masyarakat dalam program TMMD ini sangat bermanfaat. Ini merupakan pendekatan kultural yang mampu menjadi alternatif dalam mencegah dan membendung paham radikalisme maupun terorisme karena kegiatan ini menyentuh langsung ke hati masyarakat,” jelas Danramil 0817-09 Kapten Inf Karmu, Kamis (12/7).

Sebelumnya dalam pelaksanaan TMMD di Desa Ngampel itu, warga dan TNI serta Polri juga bahu membahu untuk membantu melaksanakan kerja bhakti bersih SDN Ngampel. Selain itu serta dilakukan pula rehab Balai Desa yang merupakan salah satu program fisik TMMD.

Menurutnya, kegiatan TNI-Polri dalam gotong royong bersama "Program TMMD memberikan pelajaran bagi masyarakat dan generasi muda untuk cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan TMMD sangat positif dan perlu didukung oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat," tandasnya.

Kepala Desa Ngampel, Abdul Rochim mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0817/Gresik bersama Satgas gabungan TMMD 102 masyarakat dalam membangun dan bersemangat gotong-royong. “Semoga kegiatan kebersamaan dalam TMMD di Desa Ngampel ini dapat mengeratkan dan meningkatkan kekompakan maupun soliditas diantara TNI, Polri dan masyarakat. Kami akan selalu mendukung,” tutur Abdul Rochim.

Sementara pengerjaan TMMD di Gresik difokuskan pada pembangunan waduk di dan renovasi serta meningkatkan jaringan irigasi waduk. “Waduk merupakan salah satu sumber penghidupan warganya yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Alhamdulillah, waduk ini akhirnya diperbaiki oleh satgas TMMD. Saya harap, waduk itu nantinya bisa mengairi lahan persawahan milik para petani,” ungkap Rochim.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0817/Gresik, Letkol Kav Widodo menambahkan, rencananya, satgas TMMD akan menambah kedalaman waduk tersebut. Selain penambahan kedalaman, kata Widodo, beberapa bagian waduk, juga akan di renovasi oleh satgas. “Termasuk diantaranya saluran irigasi dan pintu air waduk. Semuanya, nanti kita arahkan ke sektor pertanian,” ungkap Dandim Gresik.,” tambahnya. (afr/p)

Views 70
Web Statistic