Fakultas Vokasi ITS Lahirkan Inventor Level Internasional

UMUM | 13 Oct 2017 02:19:33 PM

Fakultas Vokasi ITS Lahirkan Inventor Level Internasional

Jatim Newsroom - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus menghasilkan sivitas akademika yang berprestasi cemerlang, tak hanya level nasional tapi juga internasional. Kali ini prestasi membanggakan level internasional beruntun dipersembahkan dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Fakultas Vokasi ITS dari ajang 11th International Warsaw Invention Show (IWIS) 2017.

Penghargaan pertama berupa medali emas dari tim juri ajang tersebut, kedua Spesial Award dari Presiden Romanian Inventors Forum berupa Euroinvent Medal, ketiga dari Chairman International Invention Innovation Competition in Canada berupa Special Honor of Invention, dan keempat dari Sekretaris Jenderal Dewan Riset Nasional Thailand berupa Award for the Best International Invention. Semua penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang bergengsi bagi para inventor tingkat dunia tersebut.

Adalah Ridho Bayuaji ST MT PhD, salah satu inventor berpotensi dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil yang berhasil mempersembahkan semua penghargaan bergengsi tersebut. Inovasi yang dikembangkannya di laboratorium yang dikepalainya, yakni Laboratorium Material dan Struktur Gedung, adalah mengeksplorasi limbah material lokal agar bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk bahan bangunan dan material konstruksi.

Di ajang ini, suami dari Destari ini membuktikan bahwa putra bangsa Indonesia mampu beradaptasi dan mampu bersinergi agar sejajar dalam hal inovasi dan paten di level internasional. “Kami memperkenalkan kreativitas pemanfaatan limbah abu layang menjadi bahan pengikat dengan ide semen inorganik polimer sistem kering,” jelas bapak dua anak ini, di Surabaya, Jumat (13/10)

Menurut Ridho, keunggulan istimewa ide inovasi ini menjawab tantangan waktu ikat semen geopolimer yang sangat cepat dengan Fly Ash tipe C. Tepat tanggal 11 Oktober 2017 lalu, karya anak bangsa Indonesia ini dinyatakan layak memperoleh penghargaan medali emas dari tim juri IWIS 2017 tersebut.

Inovasi tersebut dirancang Ridho bersama grup risetnya antara lain Prof Ir M Sigit Darmawan (Dekan Fakultas Vokasi ITS), Tri Eddy Susanto (periset dari Semen Gresik) dan Abdul Karim Yasin (mahasiswa S1 Terapan Teknik Infrastruktur Sipil ITS). Dalam grup riset tersebut, Ridho yang juga dosen Teknik Infrastruktur Sipil ini bertindak sebagai koordinator.

Negara yang hadir berpartisipasi di event ini antara lain Indonesia, Polandia, Rumania, Moldova, Rusia, Turki, Kanada, Malaysia, Republik Ceko, China, Iran, Taiwan, Maroko, Korea Selatan, Bosnia and Herzegovina, Thailand, Arab Saudi, Jerman dan Portugal.(mad)

Views 136
Web Statistic