E-Warung di Lumajang Mulai Diresmikan

UMUM | 13 Mar 2018 05:36:25 PM

E-Warung di Lumajang Mulai Diresmikan

Saat peresmian e-warung oleh Perwakilan Dinas Sosial Kab. Lumajang, sejumlah pejabat dan staf Pemerintah Kecamatan Tekung, para pendamping PKH Kecamatan Tekung. Foto; KIM Sinar Harapan

Jatim Newsroom - Program E-Warung Kementerian Sosial diresmikan di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang. Salah satunya di Kecamatan Tekung. E-warung merupakan warung yang menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan e-warung Warga bisa mendapatkan bahan pokok dalam BPNT melalui transaksi non-tunai.
 
Sekretaris Kecamatan Tekung, Imam Chomsani, mengatakan Program e-Warung sangat efektif untuk menyalurkan bantuan sosial dan memperluas cakupan pelayanan serta meringankan beban pengeluaran masyarakat miskin.
 
Imam Chomsani menyambut baik dengan adanya program pemerintah ini. Program Kementerian Sosial ini dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh kebutuhan pangan. "Diharapkan unit e-warung di wilayah Kecamatan Tekung jumlahnya bisa bertambah agar mempermudah peserta PKH untuk menjangkaunya," ujar Imam melalui kontriubutor KIM Sinar Harapan, Selasa (13/3).
 
Saat peresmian juga dihadiri oleh Perwakilan Dinas Sosial Kab. Lumajang, sejumlah pejabat dan staf Pemerintah Kecamatan Tekung, para pendamping PKH Kecamatan Tekung.
 
Koorcam Pendamping PKH Kecamatan Tekung, Mar'atus Sholikha, mengatakan, bahwa Program e-warung merupakan program dari Kementerian Sosial RI bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang yang berkerja sama dengan Bulog, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Koperasi Masyarakat Sejahtera Indonesia (KMIS).
 
Program ini merupakan tindak lanjut dari upaya pengentasan kemiskinan melalui sinergi program PKH dengan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). “Tujuannya tentu untuk meningkatkan efektifitas bantuan sosial dan memperluas cakupan pelayanan, meringankan beban pengeluaran masyarakat miskin dan salah salah satu mengentaskan kemiskinan,” jelasnya.
 
Ia juga mengatakan, sebelumnya bantuan langsung diberikan kepada masyarakat dalam bentuk beras, namun sekarang memakai kartu yang disebut e-voucher yang dapat dibelanjakan sembako di e-warung dengan harga yang lebih murah. Dengan e-voucher ini masyarakat bisa membeli sembako seperti beras, minyak goring, gula dan lain sebagainya.
 
Oleh karenanya, program e-warung menjadi solusi atas pencegahan berbagai praktek penyimpangan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Jumlah e-warung di Kecamatan Tekung masih ada 1 unit, dan untuk tiap warung memiliki 10 pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendaraha, dan anggota.
 
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Tekung Imam Chomsani menyambut baik dengan adanya program pemerintah ini. Program Kementerian Sosial ini dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh kebutuhan pangan. Diharapkan unit e-warung di wilayah Kecamatan Tekung jumlahnya bisa bertambah agar mempermudah peserta PKH untuk menjangkaunya.(sti)

Views 93
Web Statistic