Dirresnarkoba Polda Jatim Gagalkan Peredaran 10,8 Kg Sabu

UMUM | 15 Jan 2020 02:01:15 PM

Dirresnarkoba Polda Jatim Gagalkan Peredaran 10,8 Kg Sabu

Foto; afr JNR

Jatim Newsroom - Di awal tahun 2020, upaya Polda Jatim memerangi peredaran gelap narkoba semakin gencar dilakukan. Hal itu terbukti dengan berhasilnya Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Jatim menggagalkan peredaran sabu sekitar 10,8 kilogram (kg) atau tepatnya 10.870 gram.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, saat merilis kasus, Rabu (15/1) mengatakan, pengungkapan berdasarkan laporan masyarakat sejak 22 Desember 2019. Setelah dilakukan pengembangan, selanjutnya dilakukan penangkapan pada pelaku bernama Dio Anggriawan Soebandi (31 tahun) asal Desa Bambe, Kec Driyorejo, Gresik pada tanggal 2 Januari 2020.

"Barang bukti sabu ini diamankan dari tersangka (Dio) lebih dari 10 kg. Ini jaringan internasional. Barang dari luar negeri," ujarnya.

Pengiriman sabu itu diselundupkan dari Myanmar menuju Serawak Malaysia. Lalu dikirimkan lagi ke Pontianak Kalimantan Barat dan terakhir ke Surabaya. Pengiriman itu dilakukan melalui jalur laut.

Wadir Resnarkoba Polda Jatim, AKBP Nasriadi, menambahkan, tersangka diamankan di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya setelah dilakukan pembuntutan di Mojokerto, Jombang, Kediri, dan Sidoarjo. Lalu penangkapan dilakukan saat tersangka Dio sedang berada di dalam mobil bernopol L 1455 IV warna abu-abu.

"Saat ditangkap, petugas mendapatkan barang bukti sabu 10.870 gram di dalam mobil. Sabu ini disimpan di dalam tas yang diletakkan di bangku tengah sebelah kiri," ungkapnya.

Mantan Kapolres Sukabumi ini mengatakan, pelaku yang merupakan residivis ini tidak sendiri. "Tersangka Dio ini dikendalikan atau diarahkan oleh tersangka inisial Z untuk mengambil di Terminal 2 Bandara Juanda," jelasnya.

Tersangka dijerat dengan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal yang disangkakan yakni Pasal 112 ayat 2 dan atau Pasal 114 ayat 2. (afr/s)

Views 4698
Web Statistic