Bulan K3, Gubernur Tekankan Perusahaan Nihilkan Kecelakaan Kerja

UMUM | 13 Jan 2020 02:55:31 PM

Bulan K3, Gubernur Tekankan Perusahaan Nihilkan Kecelakaan Kerja

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat upacara peringatan Bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Nasional di Lapangan Sier, Surabaya, Senin (13/1). Foto; sugeng JNR

Jatim Newsroom - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan perusahaan atau industri baik besar dan kecil di wilayah Jawa Timur agar menihilkan aspek kecelakaan kerja. Hal itu ditegaskannya usai upacara peringatan Bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Nasional di Lapangan Sier, Surabaya, Senin (13/1).

"Pada peringatan bulan K3 ke 50 Indonesia ini agar seluruh perusahaan atau industri menihilkan dari kemuningkan kecelakaan kerja dan kecelakaan akibat ditempat kerja," tegasnya.

Ada dua hal yang harus diupayakan untuk dinihilkan, yaitu kecelakaan kerja dan segala sesuatu yang menjadikan tidak sehat akibat kerja. Pada posisi seperti inilah, kata dia, di bulan K3 agar seluruh institusi dunia usaha dan dunia industri semuanya untuk berikhtiar menihilkan kecelakaan kerja.

"Kemudian serikat pekerja juga akan memaksimalkan kepada seluruh anggotanya untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Dalam upaya menjaga keselamatan kerja perlu koordinasi dengan lembaga-lembaga yang memiliki kemampuan untuk bisa menyiapkan berbagai langkah-langkah pengamanan dan penyelamatan," ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga dididirikan booth keselamatan kerja. "Di sini ada 6 booth, ada yang dari perusahaan, ada yang dari kampus. Mereka menyiapkan pola-pola yang bisa melakukan pengurangan, dan kemungkinan bisa menghilangkan sama sekali efek dari kerja yang tidak sehat dan kecelakaan kerja bisa dieliminir," tambahnya.

Plt Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemennaker RI, M Iswandi Hari, mengungkapkan bahwa K3 ini janganlah dijadikan beban namun dibudayakan oleh masyarakat Indonesia. Sesuai dengan tagline yang ada tahun ini yaitu K3 Unggul Indonesia Maju.

Menurutnya, hal yang perlu diwaspadai adalah kurangnya kepedulian mengenai keselamatan kerja pada masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan rendah.
"Kita akan terus berusaha bagaimana mereka memiliki produktivitas yang bisa terjaga," pungkasnya. (afr,upn/s)

Views 10424
Web Statistic