Agustus, Angkatan Kerja Jatim Capai 21,50 Juta Orang

UMUM | 12 Nov 2019 04:13:29 PM

Agustus, Angkatan Kerja Jatim Capai 21,50 Juta Orang

Jatim Newsroom – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat jumlah angkatan kerja pada Agustus 2019 sebanyak 21,50 juta orang, naik 199 ribu orang dibanding Agustus 2018. Sejalan dengan itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat 0,07 poin.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono mengatakan, dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 6,72 ribu orang, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,92 persen pada Agustus 2019.“Jika dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi diantara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 8,65 persen,” ujar Teguh di Surabaya, Selasa (12/11)

Sementara penduduk yang bekerja sebanyak 20,66 juta orang, bertambah sekitar 206 ribu orang dari Agustus 2018. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terutama penyediaan akomodasi dan makan minum 0,58 persen poin. Disusul jasa perusahaan sebesar 0,24 persen poin, jasa kesehatan dan kegiatan sosial 0,22 persen poin, serta transportasi dan pergudangan sebesar 0,20 persen poin.

Sebaliknya, lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan utamanya pada pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 1,28 persen poin, pertambangan dan penggalian sebesar 0,24 persen poin). Kemudian informasi dan komunikasi sebesar 0,06 persen poin dan perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 0,06 persen poin.

Selanjutnya, menurut data sebanyak 12,51 juta orang atau 60,59 persen bekerja pada kegiatan informal. Selama setahun terakhir mulai Agustus 2018 sampai dengan Agustus 2019, pekerja informal di Jawa Timur turun sebesar 1,33 persen poin.

Persentase tertinggi pada Agustus 2019 adalah pekerja penuh atau jam kerja minimal 35 jam per minggu sebesar 69,83 persen. Sementara itu, pekerja tidak penuh terbagi menjadi dua, yaitu pekerja paruh waktu 24,89 persen dan pekerja setengah penganggur sebanyak 5,28 persen. (ryo/p) 

Views 6270
Web Statistic