KAPOLDA BERI PENCERAHAN ARTI PENTING SEBUAH NKRI

UMUM | 12 May 2011 04:51:40 PM

Kapolda Jatim, Irjen Dr Untung S Rajab Drs SH terus aktif turun ke kabupaten-kabupaten wilayah Jawa Timur. Tujuan utamanya adalah memberikan pencerahan terhadap arti dari sebuah NKRI (Negara Kesatuan republic Indonesia) bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini juga terkait santernya pembentukan Negara Islam Indonesia (NII) di masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa (akademisi).
Untung S Rajab saat mengadakan pertemuan silahturahmi bersama Forum Pimpinan daerah (Forpimda), para Ulama, dan tokoh masyarakat, PP Polri di wilayah lumajang, Jember, dan Bondowoso di Pendopo Wahyawibawa Graha Jember, Kamis (12/5) mengatakan, bahwa  NII pernah ada di perjalanan bangsa ini, namun faham tersebut sudah berakhir di saat Kartosuwiryo dan telah menyatakan diri kembali kepada NKRI saat itu.
Untung juga tidak menampik adanya usaha untuk menghidupkan kembali faham tersebut, meski dengan cara berbeda. Ia juga menyampaikan agar semua kyai, tokoh masyarakat, pejabat negara, untuk memberikan pencerahan, wawasan kepada masyarakat, pihak akademisi, bahwa banyak cara-cara pembohongan yang dibangun dengan menjelek-jelekkan sistem negara ini, sehingga ada kebencian kepada NKRI. “Inilah cara mereka dalam mengajak para anggotanya,” tegasnya.
    Untung mengatakan bahwa dalam kehidupan berbangsa, yang sangat diperlukan adalah kebersamaaan, bukan saling menyalahkan atau merasa paling benar, namun yang paling penting adalah sikap saling menghargai dan menghormati kehidupan dalam segala hal.
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang dibangun melalui perjuangan di dalam perbedaan, namun sangat mengedepankan kebersamaaan dan satu tujuan. Untung juga menegaskan bahwa NII sangat tidak cocok dengan ke-Bhineka-an yang menjadi bagian dari dasar negara bangsa ini.
    Ia juga memberikan gambaran bahwa Indonesia di bangun menjadi negara untuk kelangsungan kehidupan rakyatnya, bukan di bangun karena sebuah simbol. Dan, para pendiri bangsa ini sangat mencintai perbedaan yang dimiliki rakyat Indonesia, yang di bangun menjadi sebuah kekuatan kebersamaan dan satu tujuan. Untuk itulah, diharapkan para ulama, akademisi, tokoh masyarakat secara terus menerus dan bersama-sama tetap melakukan pengawasan serta pembinaan di lingkup keluarga, santri, dan masyarakat secara luas.
Selain memberikan pencerahan kepada Forminda, sebelumnya, Untung S Rajab juga memberikan kuliah umum di kampus Universitas Negeri Jember (UNEJ) yang diterima langsung oleh Rektor Unej dan beberapa dekan fakultas. (put)

Views 4253
Web Statistic