Hari Pahlawan KESETIAKAWANAN SOSIAL MODAL PENYELESAIAN MASALAH BANGSA

UMUM | 10 Nov 2010 03:19:14 PM

Peringatan Hari Pahlawan diharapkan menjadi momentum rasa kesetiakawanan _ocial sebagai anak bangsa dapat tumbuh dan berkembang, sebagai salah satu modal untuk menyelesaikan masalah bangsa. Apabila seluruh elemen bangsa memiliki kesadaran untuk mengamalkan semangat nilai kepahlawanan, maka rasa kesetiakawanan _ocial dengan sendirinya akan meningkat.
Hal ini disampaikan Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo saat membacakan pidato Menteri Sosial RI, DR Salim ASegaf Al Jufri MA dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (10/11).
Dikatakannya, rasa kesetiakawanan sosial saat ini sangatlah diperlukan, apalagi ketika mengalami musibah bencana alam, seperti banjir, gunung meletus, tanah longsor dan sebagainya. Adanya rasa kesetiakawanan sosial yang diwujudkan dengan saling menghargai, menghormati, tolong menolong, maka tidak akan mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kesetiakawanan sosial yang dilandasi semangat Nilai Kepahlawanan sesuai tema Peringatan Hari Pahlawan 2010,  kiranya  dapat  mempererat  jalinan persatuan dan kesatuan bangsa untuk menghadapi berbagai  tantangan termasuk masalah kedaulatan negara.
Perjuangan dan pengorbanan yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang pada pertempuran 10 November di Surabaya, hendaknya dapat menjadi inspirasi untuk terus berjuang mengisi kemerdekaan dengan melakukan pembangunan di segala bidang.
Permasalahan yang dihadapi mulai dari masalah kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, sampai pada konflik di beberapa daerah, bencana alam dan masalah sosial lainnya, memerlukan perhatian dan keseriusan bersama untuk menanggulanginya.
    Semangat dan nilai-nilai luhur pahlawan/pejuang seperti rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, suka menolong seperti yang tercermin dalam Pertempuran 10 November di Surabaya, hendaknya dapat menggugah hati untuk berjuang bersama melawan berbagai persoalan yang melanda bangsa.
    Pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Kota Surabaya sebagai tuan rumah atau jujukan terakhir kirab tapak tilas kepahlawanan nasional. Kirab ini diikuti sekitar 178 peserta yang mengendarai bus dan mobil pawai. Kirab tapak tilas kepahlawanan tersebut diberangkatkan dari Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta pada, Kamis (11/11) dan rencananya finish di Tugu Pahlawan, Minggu (13/11).
    Kegiatan lain yang diselenggarakan Pemprov Jatim, antara lain sarasehan kepahlawanan, kerja bhakti massal di Taman Makam Pahlawan Nasional sepuluh Nopember, penyerahan bingkisan kepada cacat veteran, veteran, perintis kemerdekaan/janda perintis kemerdekaan, serta ziarah wisata pelestarian nilai-nilai kepahlawanan di Kabupaten Banyuwangi. (jal)

Views 6302
Web Statistic