JALUR LEBARAN, KEMENTERIAN PU DIRIKAN POSKO DI TIAP PAKET JALAN

UMUM | 06 Sep 2010 01:45:16 PM

Kementerian Pekerjaan Umum pada Lebaran tahun ini mendirikan posko di tiap-tiap paket pembangunan jalan nasional. Pendirian posko dimaksudkan menjaga kelancaran arus mudik dan balik di jalan-jalan yang pekerjaan pembangunannya belum selesai.
    Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Jalan Nasional, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, Kementerian Pekerjaan Umum, Ir Tutuk Surya Jatmiko, Senin (6/8) mengatakan, pendirian posko di tiap-tiap paket pembangunan jalan nasional adalah baru kali yang pertama. Kegiatan ini adalah sebagai komitmen pemerintah, bahwa meskipun pembangunan jalan nasional belum selesai kenyamanan pengguna jalan harus diutamakan.
    Posko-posko tersebut nantinya akan berkoordinasi dengan posko induk yang ada disetiap wilayah Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ). Jumlah posko pada paket pembangunan jalan sebanyak 30 posko, sedangkan posko induk yang dikelola BPJ sebanyak 14 posko. Total posko yang didirikan oleh Kementerian PU dan Dinas PU Bina Marga di Jatim sebanyak 44 posko. Diantara lokasi posko pada paket jalan nasional, seperti di ruas Babat-Lamongan, Pasuruan-Probolinggo, Probolinggo-Banyuwangi, Lumajang-Jember, Pasuruan-Malang, Malang-Blitar, serta beberapa titik posko lainnya.
    Sama halnya dengan posko yang dikelola BPJ, di posko tersebut juga dilengkapi peralatan berat termasuk excavator. Petugas di posko tersebut akan siaga selama 24 jam melakukan pengawasan termasuk kegiatan tanggap darurat apabila terjadi kerusakan pada ruas jalan.
    Tutuk mengharapkan, pemudik lebih berhati-hati dan waspada dalam berlalu lintas. Supaya perjalanan mudik maupun balik nantinya bisa berlangsung lancar. Sebelumya, petugas telah melakukan pemantauan dan pengecekan kondisi lapangan, pengecekan data dan rencana kegiatan yang sedang dalam pelaksanaan pada jalur lebaran.
    Pada arus mudik dan balik lebaran tahun ini, beberapa jalur di Jatim yang perlu diantisipasi oleh para pemudik dan berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, antara lain ruas jalan Babat-Lamongan, Lamongan-Sukodadi, Probolinggo-Situbondo. Di jalur-jalur tersebut terdapat pelebaran jalan.
    Ruas lainnya, yakni Duduk Sampeyan-Gresik sepanjang 8 km, dari Bulu-Sadang-Tuban sepanjang 30 km. Pada jalur-jalur tersebut saat ini masih memiliki 2 lajur dan direncanakan pada tahun 2012 sudah empat lajur. 
    Sebelumnya diberitakan, Pemprov Jatim melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim pada Lebaran 1431 H/2010 M mendirikan 14 Posko Lebaran. Posko-posko tersebut tersebar di Kantor Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) di 12 kabupaten dan dua di Surabaya. Rencananya, posko itu mulai efektif berfungsi pada H-7 dan ditutup H+7.
    Beberapa lokasi Posko Lebaran tersebut, meliputi Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V Surabaya, Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) Mojokerto, BPJ Bojonegoro, BPJ Madiun, BPJ Malang, BPJ Pacitan, BPJ Tulungagung, BPJ Probolinggo, BPJ Jember, BPJ banyuwangi, BPJ Pamekasan, BPJ Surabaya dan BPJ Kediri. (jal)

Views 264
Web Statistic