PROGRAM MADURA KAWASAN TERNAK SAPI, DISKOP BERDAYAKAN KOPERASI

UMUM | 07 Jul 2009 03:06:58 PM

Pada Mei lalu, gubernur Jatim, Dr H Soekarwo mencanangkan program untuk pengembangan perekonomian rakyat Madura sebagai kawasan peternakan. Dari program tersebut, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop dan UMKM) Jatim mencoba memberdayakan koperasi dan UMKM agar program tersebut dapat berjalan dengan baik. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim, Drs Braman Setyo MSi di kantornya, Selasa (7/7) menjelaskan, program yang dicanangkan gubernur tersebut cukup baik, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan cepat. Untuk itu, pihaknya kini telah melakukan upaya koordinasi dalam bentuk menginventarisasi kembali koperasi yang ada di empat kabupaten di Madura. Menurutnya, perkembangan koperasi di Madura masih kurang baik. Namun, ia yakin dengan proses pembinaan yang akan dilakukan nantinya mampu meningkatkan kualitas koperasi di Madura. Adapun koperasi yang saat ini telah terdeteksi di tiap kabupaten, terdapat rata-rata 4-6 koperasi yang masih aktif. Dari koperasi tersebutlah yang nantinya akan dibina dan diarahkan pada sektor koperasi agribisnis untuk menunjang UMKM yang nantinya berminat mengembangkan ternak sapi. Namun, untuk dapat mengembangakan program yang dicanangkan gubernur, terdapat banyak aspek yang perlu diperhatikan. Misalnya, untuk pendanaan, menurutnya diperlukan dana yang cukup besar dengan melibatkan SKPD di Jatim yang terkait dengan peternakan sapi di Madura. “Dana yang dibutuhkan tentunya tidak sedikit. Untuk itu kebijakan ini haruslah diimbangi dengan kebijakan anggaran khusus untuk pengembangan Madura. Seperti penyediaan sapi dapat difasilitasi Dinas Peternakan dan untuk pengembangan pendanaan dapat memberdayakan koperasi yang telah ada di Madura,” ungkapnya. Sehingga, melalui proses integrasi yang baik dengan ditunjang kebijakan anggaran yang memadai, ia yakin program dapat berjalan sesuai dengan harapan gubernur. Seperti diketahui, saat ini akses jalur melalui Jembatan Suramadu telah dapat dilalui. Untuk itu, idealnya dengan dibukanya jalur Surabaya Madura ini dapat menjadikan perekonomian di Madura juga meningkat dengan program pengembangbiakan sapi Madura yang dicanangkan gubernur. Sebelumnya, gubernur juga sempat mengatakan, bahwa ia ingin pada saatnya nanti masyarakat Madura dapat makmur dari sisi ekonomi karena menjadi masyarakat peternak. Sementara itu, untuk pembiayaan Pemprov Jatim akan bekerjasama dengan kalangan perbankan untuk pembiayaan. Rencananya, pembiayaan ini akan diambil dari pos Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu BUMN bank nasional. Sedangkan untuk pembiayaan program sudah selesai dilakukan, kini tinggal menunggu realisasi dan sistem pembagiannya.

Views 2597
Web Statistic