JELANG PILPRES, HARGA BAHAN POKOK STABIL

UMUM | 07 Jul 2009 03:03:30 PM

Sehari menjelang Pilpres harga kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional Jatim cukup stabil dan terjangkau. Harga beras kelas medium rata-rata Rp 5.400-5500/kg, gula pasir lokal masih stagnan dalam kisaran Rp 7.600/kg, minyak goreng curah Rp 8.300/kg, Daging sapi Rp 57.000/kg, daging ayam broiler Rp 21.500/kg, telur ayam broiler Rp 12.500/kg dan tepung terigu segi tiga biru Rp 7.000/kg Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim Drs Arifien T Ariadi MM di kantornya, Selasa (7/7) mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok di Jatim sehari menjelang Pilpres cukup stabil bahkan ada komoditi yang merangkak turun seperti minyak goreng curah dan gula pasir. Hariyadi pedagang pracangan di Pasar Wonokromo DTC Surabaya mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok khususnya gula pasir sudah mulai turun dari Rp 7.700/kg menjadi Rp 7.600/kg. Sedangkan harga minyak goreng curah setelah naik beberapa bulan kini mulai turun yang sebelumnya Rp 8.600/kg saat ini turun menjadi Rp 8.300/kg. harga kebutuhan bahan pokok di pasar-pasar tradisional Surabaya jumlahnya masih cukup banyak dan mudah untuk mendapatkannya. Berikut data harga kebutuhan bahan pokok di tingkat eceran dari Disperindag Jatim dan hasil pantauan reporter JNR di beberapa pasar tradisional Surabaya, yakni Pasar Genteng, Pasar Pabean, Pasar Wonokromo DTC dan Pasar Keputran Selatan, Selasa (7/7). Harga beras kualitas baik masih tetap dalam kisaran lebih dari Rp 6.500/kg, seperti beras organik sekitar Rp 7.000/kg, bengawan kepala dan pandan wangi turun dari Rp 6.500/kg menjadi Rp 6.300/kg, jawa mentik minggu lalu Rp 6.700/kg saat ini turun menjadi Rp 6.400/kg, bengawan super Rp 6.200/kg, bengawan spesial Rp 6.100/kg, bramo Rp 6.000/kg. Harga beras kelas midium IR 64 Rp 5.400-Rp 5.500/kg, beras ek Dolog Rp 4.900/kg, beras ketan kualitas baik Rp 8.000/kg, gabah kering giling di Pasuruan dan Jombang Rp 3.300/kg, gabah kering sawah Rp 2.3 00/kg, tepung terigu segi tiga biru Rp 7.000- Rp 7.200/kg, jagung pipilan kering Rp 4.000/kg, jagung berasan Rp 4.400/kg serta ubi kayu basah naik dari Rp 1.500/kg - Rp 5.500/kg Gula pasir lokal harganya sebelumnya Rp 7.700 saat ini turun mendekati Rp 7.600/kg, gula-Ku Rp 7.700-Rp 8.300/kg, gula merah Rp 7.500/kg, minyak goreng curah kualitas I Rp 8.500, kualitas II Rp 8.300/kg, minyak goreng Bimoli kemasan botol plastik Rp 13.300/liter, minyak tanah Rp 3.500-Rp 4.000/liter, garam bataan Rp 400/250gram, dan garam hancur beryodium Rp 3.000/kg. Daging sapi kualitas I masih bertahan pada kisaran Rp 65.000/kg, kualitas sedang Rp 57.000/kg, daging kambing Rp 49.000/kg, daging ayam ras broiler naik dari Rp 20.000 /kg menjadi Rp Rp 21.500/kg, daging ayam kampung Rp 30.00-Rp 40.0000/ekor, telur ayam ras broiler minggu ini masih Rp 12.500/kg, telur ayam kampung Rp 1.200-Rp 1.500/biji, telur burung puyuh Rp 16.000/kg, ikan asin teri Rp 32.500/kg, ikan bandeng Rp 26.000/kg dan udang putih Rp 34.500/kg. Harga kelompok komoditi sayuran memasuki musim kemarau cenderung flugtuasi, seperti bawang merah kualitas super berkisar Rp 12.000/kg, bawang merah kualitas II atau B Rp 11.000/kg, bawang putih kating saat ini harganya naik Rp 5.500/kg menjadi Rp 7.500/kg dan bawang putih sinco Rp 7.000/kg, cabe merah besar kriting Rp 11.000/kg, cabe merah besar biasa Rp 10.000/kg dan cabe rawit turun yang sebelumnya Rp 20.000/kg saat ini Rp 14.000/kg. Harga kentang naik dari Rp 6.000/kg menjadi Rp 7.000/kg, wortel naik dari Rp 4.000 menjadi Rp 4.500/kg, tomat tetap Rp 4.500/kg, kubis Rp 2.500/kg, kacang buncis Rp 5.500/kg. kacang tanah Rp 12.000/kg, kacang hijau Rp 12.000/kg. Kedelai impor Rp 7.500/kg, apel merah impor turun dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.000/kg, pisang ambon dan raja super Rp 12.500/sisir, pepaya Rp 3.000/kg serta buah kelapa Rp 6.000/biji, sedangkan untuk kelapa muda hijau masih tetap dalam kisaran Rp 6.500/biji. Sedangkan harga emas 40% Rp 160.000/gram dan emas 70% Rp 250.000/gram

Views 277
Web Statistic