PMI AKAN MILIKI PENYIMPANAN REAGEN BERSTANDAR INTERNASIONAL

UMUM | 07 Jul 2009 01:43:45 PM

Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya pada Agustus mendatang akan memiliki empat buah tempat penyimpanan reagen (sampel darah) berstandar internasional.Tempat penyimpanan reagen ini dapat bantuan atau hibah dari warga Surabaya yang peduli terhadap donor darah Humas UTDC PMI Kota Surabaya Agung Trijutanto, di kantornya Surabaya, Selasa (7/7) mengatakan, sebelumnya UTDC PMI Surabaya memiliki alat penyimpanan reagen, akan tetapi alat penyimpanan itu tidak memiliki standar internasional karena tidak memiliki temperatur dingin yang otomatis . Selain itu, alat penyimpanan lama ini memiliki daya tampung reagen yang sedikit yakni sekitar 100 reagen. ”Alat penyimpanan reagen lama ini tidak layak digunakan. Karena, sebenarnya alat ini digunakan sebagai penyimpanan buah-buahan ataupun minuman ringan,” ujarnya. Berbeda dengan alat penyimpanan reagen baru ini, karena memiliki temperatur udara dingin yang stabil dan otomatis. Selain itu, alat penyimpanan yang berasal dari negera swedia ini memiliki atau daya tampung reagen yang cukup banyak sekitar 200-300 reagen. ”Alat baru ini harganya cukup mahal. Setiap unitnya seharga Rp 160 jut maka jika ada empat unit lemari penyimpanan reagen harganya mencapai Rp 640 juta,” katanya. Sebelum memiliki lemari khusus, dalam menyimpan sampel darah, PMI menggunakan alat stockiest (penyimpanan lemari pendingin biasa menyerupai lemari es). Ternyata, alat penyimpanan biasa ini tidak stabil pada suhu di lemari penyimpanan sampel ternyata mempengaruhi kualitas pada sampel darah. Bahkan, cenderung rusak pada darah maupun reagennya. ”Jika menggunakan penyimpanan lemari khusus ini, mampu mengurangi sampel darah yang rusak. Sebelumnya, PMI setiap harinya membuang 3-5 sampel darah yang rusak. Apabila, jika menggunakan lemari khusus ini kemungkinan kecil tidak akan adanya pembuangan sampel darah,” katanya. Lebih lanjut Agung menjelaskan, lemari penyimpnan khusus ini keberadaan digunakan untuk penyimpanan sampel darah maupun reagen yang diperoleh dari permintaan. Contohnya, jika rumah sakit menginginkan darah ke PMI, terlebih dahulu mengirimkan sampel darahnya. ”Mereka harus mengirimkan sampel dulu, kemudian kami simpan di lemari pendingin. Tujuannya, sambil menunggu darah sesuai dari sampel darah tersebut,” paparnya. [b]Stok aman [/b] Meskipun saat ini memasuki masa liburan, Untuk masalah permintaan darah di PMI belum begitu signifikan. yakni 250 kantung per hari. Tidak itu saja, stok darah di UTDC PMI terbilang cukup stabil, yakni 425 kantung per hari. ”Liburan Panjang tidak berpengaruh pada kebutuhan maupun pasokan darah di UTDC PMI Surabaya,” ujar Agung. Berdasarkan data UTDC PMI Surabaya, hingga pukul 12.00 WIB ini, stokm darah untuk jenis darah whool blood sebanyak 425 kantung, trombosit 211 kantung, jenis sel darah merajh 128 kantung, dan komponen 2.029 kantung.

Views 2970
Web Statistic