CCCL GELAR PERJALANAN PANJANG FOTOGRAFI PRANCIS

UMUM | 08 Jan 2009 02:20:02 PM

Centre Culturelef de Corporatalon Linguistigue (CCCL) atau Pusat Kebudayaan Prancis Surabaya, dalam waktu dekat akan mengggelar pameran perjalanan panjang sejarah fotografi Prancis. Pameran yang digelar di dua tempat Galeri CCCL dan Galeri Seni House of Sampoerna ini bertajuk 100 x France. Humas CCCL Surabaya Pramenda Khrisna di kantornya, Kamis (8/1) mengatakan, pameran foto ini digelar 12 – 23 Januari 2009.’’Kita mempersiapkan tempatnya, sedangkan foro-foto juga siap. Ini pameran kolektif yang merupakan kilas balik mengedepankan warisan seni fotografi Prancis, semenjak awal mula ditemukannya fotografi tersebut.,” ujarnya. Foto yang dipamerkan sebanyak 100 foto dibuat oleh beberapa fotografer Prancis, di antaranya dNicéphore Niépce, Jacques Henri Lartigue, Félix Nadar, Henri Cartier-Bresson, Robert Doisneau, Bernard Faucon, Marcel Duchamp, Agnès Varda, Raymond Depardon, dan Georges Rousse. Menurut Khrisna, pemeran ini bukan hanya digelar di Surabaya atau beberapa kota lainnya di Indonesia melainnya juga ke negara Asia lainnya, yakni Taiwan dan Jepang. “Sebelum di Surabaya pameran digelar di Jogjakarta (18-30 November 2008), Jakarta (1-15 Desember 2008), Bandung (16 - 23 Desember 2008), Denpasar (26 Des 2008 - 8 Januari 2009), dan terakhir di Surabaya, dan akan dilanjutkan ke Taiwan dan Jepang, ‘’ katanya. Dikatakannya, bidang fotografi terus mengalami evolusi dari jaman ke jaman, baik proses, teknik, maupun kamera yang digunakan. Perjalanan panjang sejarah fotografi Prancis menunjukkan kekayaan warisan sepanjang 170 tahun sejak ditemukan daguerrotype. Pameran fotografi kolektif bertajuk 100 x France telah menjelajahi beberapa negara antara lain Kamboja, Vietnam, dan Thailand. ‘’Pameran ini menelusuri kembali evolusi dunia fotografi melalui karya-karya fotografer besar Prancis, baik yang ternama maupun anonim,’’tuturnya. Dibawah pimpinan Sophie Schmit selaku kurator, 100 x France menampilkan sebuah foto dari setiap fotografer, sebanyak 100 foto dicetak secara modern, bekerjasama dengan beberapa institusi penting Prancis seperti Bibliothèque Nationale de France (Perpustakaan Nasional Prancis), musée d’Orsay (Museum Orsay), Centre Georges Pompidou (Perpustakaan Georges Pompidou), Jacques Henri Lartigue Donation, École national supérieure des beaux–arts (Sekolah Tinggi Seni Rupa Nasional) dan para fotografer sebagai pemegang hak cipta foto tersebut. Tujuan pameran ini adalah menyajikan sejarah fotografi Prancis dari beberapa segi, evolusi teknik dan cara pemrosesan, tema yang membedakan fotografi antara artistik, humanis, atau jurnalistik, selain itu pameran ini juga akan menampilkan hubungan antara fotografi dan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Ia menambahkan, agar dapat memetik manfaat serta lebih mengenai pameran ini, maka masyarakat sebaiknya mengikuti penjelasan pameran dan seputar sejarah fotografi oleh Hari Yong, fotografer senior Surabaya dan pemerhati seni fotografi, yang sering menemani fotografer Prancis yang singgah di Surabaya.‘’Hari Yong akan senang hati berbagi pendapat dan pengalamannya pada semua kalangan masyarakat yang berminat pada 14 Januari pk 18.30 di CCCL,’’ kata Khrisna.

Views 3749
Web Statistic