PLN TARGETKAN 206.310 PELANGGAN LISTRIK BARU DI TAHUN 2009

UMUM | 08 Jan 2009 02:02:19 PM

Meski sempat diwarnai krisis energi pada pertengahan tahun lalu, namun pada tahun 2008 PT PLN (Persero) Distribusi Jatim berhasil merealisasikan pertambahan pelanggan sebanyak 161.429 orang dari target 161.000 orang. Sementara di tahun 2009 ini, PLN Jatim menargetkan penambahan pelanggan sebanyak 206.310 orang dengan target penghasilan perusahaan sebesar Rp 13,1 triliun. Dari jumlah pelanggan PLN Jatim sebanyak 6.890.251 pada 2007, pelanggan PLN Jatim tumbuh 2,4% menjadi 6.728.822. Sementara daya tersambung hingga akhir 2008 tercatat 9.619.833 KVA dan energi terjual sebanyak 20.334.160.929 kwh. Meningkat tipis dari 2007 yang terjual sebanyak 19.467.436.607 kwh. "Pendapatan PLN Jatim juga meningkat dari Rp 12,125 triliun pada tahun 2007 menjadi Rp 13,213 triliun pada tahun 2008," kata Corporate Speaker PT PLN Distribusi Jatim, Agus Widayanto ditemui di kantornya, Kamis (8/1). Meski secara nominal pendapatan tersebut termasuk besar, Agus menyatakan sampai saat ini PLN tetap merugi karena harga jual listrik yang ditetapkan pemerintah sejak tahun 2003, hingga kini masih dibawah biaya produksi. "Harga jual listrik atau tarif dasar Listrik (TDL, red) dari PLN rata-rata Rp 622/kwh/pelanggan, sementara biaya produksi listrik mencapai Rp 1300/kwh. Jadi kami masih disubsidi pemerintah," imbuhnya. Terkait adanya harapan bahwa Tarif Dasar Listrik (TDL) setelah harga BBM turun, dia meminta masyarakat melihat hal tersebut secara proporsional. Menurutnya, BBM hanya sebagian kecil dari bahan baku produksi listrik, masih ada bahan lain seperti batu bara yang jumlahnya lebih besar serta yang terbaru, yakni tenaga uap. "Jadi tidak serta merta harga BBM turun lantas TDL turun karena BBM hanya 20% dari seluruh bahan baku yang kami gunakan. Lagipula TDL itu pemerintah yang menetapkan. Bukan kami," tuturnya.

Views 2141
Web Statistic