Gubernur Khofifah Tinjau Pilkada Kota Pasuruan

PILKADA JAWA TIMUR | 09 Dec 2020 06:38:04 PM

Gubernur Khofifah Tinjau Pilkada Kota Pasuruan

Jatim Newsroom- Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di TPS 10 Jalan Sultan Agung Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan, Rabu (9/12/2020).
 
Turut dalam peninjauan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Ketua KPU Jatim Choirul Anam, Kabinda Jatim Brigjen TNI Syafei Kusno, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, serta beberapa kepala OPD Pemprov Jatim. 
 
"Bersama Pak Kapolda dan Pak Pangdam saya ingin meninjau dan memastikan s penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan Pilkada serentak saat ini. guna memastikan memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan lancar, aman dengan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19,” ungkapnya.  
 
Gubernur mengapresiasi langkah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Menurutnya, langkah ini memang harus dilakukan di tiap TPS untuk mencegah penyebaran covid-19. 
 
"Memang KPPS harus tegas dan menjalankan protokol kesehatan ketat. Ini hajat kita bersama. Ini tugas untuk memastikan kesehatan masyarakat terjaga," tegasnya. 
 
Ia juga berharap, Pilkada berjalan, aman, damai dan kondusif serta tidak memunculkan klaster baru penyebaran Covide-19. Dirinya mengimbau agar keadaan seperti ini tetap dijaga sampai pada tahapan terakhir penetapan pimpinan terpilih. 
 
"Harapannya Pilkada aman, damai, kondusif dan tidak muncul klaster baru karena protokol kesehatan sudah dijalankan dengan ketat," tuturnya. 
 
Untuk tim sukses yang calonnya memenangkan pemilihan, gubernur mengingatkan jangan mengungkapkan rasa gembira yang berlebihan, sehingga bisa menimbulkan kerumunan masa.]
 
"Mari sama-sama kita saling mengingatkan dan menjaga, melaksanakan protokol kesehatan karena penyebaran covid-19 belum berakhir, jangan menggelar perayaan kemenangan, karena bisa menimbulkan kerumunan, dan semoga pilkada kali ini menghasilkan pemimpin yang amanah dan bisa menyejahterakan rakyat,” harapnya. (hjr)

Views 29539

 

 

Web Statistic