Di Surabaya, Khofifah Kunjungi Pasar Kapasan, Gus Ipul Berwisata Religi

PILKADA JAWA TIMUR | 07 Mar 2018 08:11:05 AM

Di Surabaya, Khofifah Kunjungi Pasar Kapasan, Gus Ipul Berwisata Religi

Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Cagub Jatim Saifullah Yusuf saat berkampanye di Surabaya. Foto : Hajir dan Rijal JNR

Jatim Newsroom – Kota Surabaya kini menjadi lokasi kampanye bagi Calon Gubernur Jawa Timur. Cagub nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa bertemu sapa dengan masyarakatnya di Pasar Kapasan, sementara cagub nomor urut 2 Saifullah Yusuf memilih menemui masyarakat dengan berkunjung di kompleks Wisata Religi Sunan Ampel.

Saat berkunjung ke makam Sunan Ampel di Surabaya, Selasa (6/3), Cagub Gus Ipul berharap seluruh tempat wisata religi bisa dilengkapi dengan museum, sehingga bisa menjadi wisata pendidikan. Dengan adanya museum, peziarah bisa juga belajar sejarah dan mengetahui profil utuh tentang makam serta budaya yang mereka kunjungi. "Ke depan, setiap makam akan dibangunkan museum, sehingga ketika kita bercerita tentang pahlawan, ada makamnya. Juga ada bukti sejarahnya lewat museumnya," kata dia. 

Selain itu, juga akan membawa dampak peningkatan ekonomi melalui perdagangan produk UKM. "Ini adalah contoh tempat wisata yang menumbuhkan ekonomi kreatif. Yang wafat, menghidupi yang hidup. Hal yang menjadi perenungan kita," kata Gus Ipul.

Ia juga mengusulkan agar wisata religi di Jatim semakin memperbanyak kegiatan yang sekaligus bisa memperbanyak wisatawan. "Kami usulkan agar membuat even yang lebih banyak lagi. Saat ini, memang sudah ada beberapa even. Namun, kedepan bisa lebih banyak lagi. Misalnya, Pekan Wali Songo. Isinya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," imbuhnya.

Sementara itu, Cagub Khofifah saat di Pasar Kapasan, Selasa (6/3) bertemu dengan masyarakat pasar yang sebagian besar merupakan kaum ibu. Khofifah menyapa satu persatu pengunjung dan pedagang pasar dan menelusuri lorong pasar. Suara nada dukungan terus santer terdengar agar sukses menjadi Gubernur Jawa Timur.

Usai berkeliling, Khofifah mengatakan bahwa pasar-pasar tradisional akan selalu dilakukan verifikasi ulang dengan pihak pemerintah setempat. Hal tersebut agar pasar tradisional bisa menjadi tempat transaksi yang nyaman. Karena sampai saat ini, warga banyak yang memilih berbelanja di pasar modern karena nyaman dan bersih.

"Persepsi pasar tradisional tidak nyaman, itu yang harus kita hilangkan, caranya adalah menerapkan Jatim akses, agar semua orang bisa menjangkau perbaikan infrastruktur," ujar Khofifah menjabarkan program Nawa Bhakti Satya.(hjr, jal/p)

Views 924

 

 

Web Statistic